Kamis, 28 Februari 2019

Jangan Salah Pilih Pelembab, Berbahaya!


Untuk kulit berminyak, Nivea Men mengeluarkan produk sabun pembersih wajah pria yang cocok untuk jenis kulit tersebut. Kulit berminyak pada pria lebih disebabkan oleh hormon testosteron yang ada di dalam tubuh. Hormon ini menyebabkan penumpukan Minyak pada wajah, dan dapat menyebabkan jerawat. 

Untuk sabun wajah tepat untuk kulit berminyak, lihat di https://www.niveamen.co.id/highlights/Local/id/twister Di halaman ini tersedia dua jenis facial foam yang tepat untuk kulit berminyak dan berjerawat. Namun, selain menggunakan sabun wajah, jangan lupa untuk menggunakan pelembab. Berikut tips memilih pelembab yang tepat:

Tekstur Pelembab
Untuk kulit berminyak, jenis pelembab yang tepat adalah yang bertekstur gel dan lotion. Kedua jenis tekstur tersebut biasanya tidak mengandung banyak minyak untuk melembabkan kulit. Kulit berminyak perlu mendapatkan pelembab yang mampu mengatur kadar minyak, agar wajah terlihat tidak kusam.

Pelembab dengan Bahan Dasar Air
Sebelum membeli produk pelembab, untuk Anda dengan kulit wajah berminyak wajib memeriksa kandungan produk tersebut. Untuk kulit berminyak, pelembab yang tepat harus memiliki kandungan air. Dengan kandungan air yang pas, kulit akan tetap terjaga tanpa perlu menyebabkan minyak di wajah semakin diproduksi. Selain itu, air juga memiliki efek untuk menjaga dan melindungi kelembaban kulit wajah. Kulit yang terjaga kelembabannya, akan tampak lebih segar, fresh, cerah, dan lembut.

Memiliki Sifat Non-Comedogenic
Pelembab yang memiliki sifat tersebut akan membantu kesehatan pori-pori karena tidak akan menyebabkan terjadinya sumbatan. Biasanya tekstur pelembab dengan sifat ini adalah halus dan tentu lebih aman untuk digunakan. Jika salah memilih pelembab, kulit justru akan berjerawat dikarenakan pori-pori yang terhalang oleh semua dan kotoran.

Melindungi Kulit Wajah dari sinar UV A & B
Kulit yang sering terpapar oleh sinar UV A dan B, akan mengakibatkan kulit rusak dan minyak menjadi tidak terkontrol. Efek minyak di wajah yang tidak terkontrol dengan baik, akan menyebabkan wajah menjadi lebih kusam dan jerawat muncul. Itu sebabnya pilih pelembab yang memiliki kandungan SPF.

Demikian tips memilih pelembab tepat untuk wajah. Semoga bermanfaat.

Rabu, 27 Februari 2019

Koyo Untuk Menghilangkan Rasa Pegal


Saat aktifitas begitu padat, tentu rasa pegal dan linu di bagian tubuh tertentu bisa terasa apalagi di bagian persendian, bahu, pundak, lengan dan juga kaki. Kalau mengkonsumsi obat-obatan sangat tidak dianjurkan jika tidak sesuai anjuran dokter, tapi kalau menggunakan obat luar seperti Koyo Panas Penghilang Pegal dirasa lebih aman karena penggunaan obat luar saja. Ada banyak jenis koyo yang dijual di pasaran saat ini, seperti koyo hangat, koyo panas dengan berbagai merek. Tapi, merek yang paling dikenal oleh masyarakat adalah koyo dari Hansaplast yang sudah bertahun-tahun menjadi salah satu koyo terbaik yang sering digunakan saat terasa pegal, linu dan meredakan rasa nyeri.

Tahukah Anda kalau rasa pegal ditimbulkan karena adanya penumpukan asam laktat, sedangkan rasa nyeri hanya terjadi di bagian otot-otot tertentu saja dan penyebabnya pun cukup jelas, seperti trauma otot, gerakan yang statis dan berulang. Nyeri otot atau disebut juga myalgia merupakan rasa sakit yang sering muncul di bagian otot dan ini merupakan kondisi umum yang sering terjadi pada semua orang. Namun biasanya nyeri otot timbul ketika seseorang melakukan aktivitas yang cukup berat,  aktivitas fisik secara berlebihan, ketegangan pada bagian tubuh, cedera atau trauma yang membuat otot menjadi terkilir, dan lain sebagainya. Untuk meredakan oto, pastikan Anda tidak menggunakan obat sembarangan untuk meredakan nyeri, karena setiap obat yang Anda konsumsi harus dengan resep dokter, jika tidak maka akan berdampak buruk bagi kesehatan. Lebih aman lagi jika menggunakan koyo panas yang hanya ditempelkan di bagian nyeri saja, Andajuga dapat membaca artikel tentang kesehatan lainnya di https://www.id.hansaplast.co.id/majalah/sports-and-activity/local/id/Masuk-Angin karena tak hanya nyeri otot saja yang dirasakan, tapi jiga masuk angina, pegal linu, bahkan meriang. Dengan mengonsumsi obat yang tepat, maka Anda tidak akan berkepanjangan mengidap suatu penyakit.

Segera dapatkan Hansaplast koyo di warung-warung terdekat untuk meredakan nyeri otot secara maksimal, jangan minum obat ketika nyeri otot, tapi gunakan koyo hangat atau koyo panas agar rasa nyeri hilang.

Senin, 25 Februari 2019

Buah Hati Senantiasa Pakai Diaper? Inilah Langkah Membuat Kulitnya Tetap Sehat Terbebas dari Ruam Popok!


Ruam popok menjadi penyakit kulit yang paling rentan menjangkiti buah hati baru lahir, apalagi jika bunda sendiri memang lebih senang memakaikan diaper atau popok sekali pakai dibandingkan dengan popok biasa. Memang pada dasarnya diaper ini jauh lebih praktis digunakan untuk si kecil dibandingkan dengan popok biasa, karena jika sudah kotor bisa langsung dibuang dan diganti dengan yang baru. namun juga ada resikonya seperti kulit di area selangkangan sering kali mengalami ruam.

Untuk mencegah hal tersebut, maka berikut ini ada beberapa langkah yang dapat dilakukan, diantaranya adalah:

1. Gunakan diaper cream bayi, sekarang ini ada produk cream khusus yang dipakai untuk melembabkan area-area selangkangan buah hati, sehingga tidak mudah tergesek dan mengalami iritasi, pastikan untuk memakaikan cream tersebut setelah membersihkan area tersebut. Diantaranya pilihan produknya ada yang dari Sleek yang sudah teruji aman.

2. Sering-seringlah mengganti popok yang kotor, sehingga nantinya area tersebut tidak terlalu lama lembab terkena oleh air seni si kecil.

3. Jangan langsung memakaikan mereka popok yang baru, melainkan sangat dianjurkan untuk membersihkan area yang memang tertutup popok tersebut terlebih dahulu menggunakan air yang bersih, juga di sabun, apalagi jika sebelumnya terkena kotoran mereka.

4. Pastikan untuk mengelap area yang sudah dibersihkan tersebut hingga kering terlebih dahulu sebelum nantinya mengenakan diaper yang baru.

5. Pilihlah popok sekali pakai atau diaper yang sesuai dengan ukuran tubuh mereka, sering kali banyak orang tua yang asal dalam memilihkan ukuran popok si kecil, sehingga tak jarang pula ukuran yang digunakan salah, terlalu kecil misalnya, sehingga kurang nyaman digunakan dan juga semakin sering menggesek kulit mereka, inilah yang menyebabkan terjadinya ruam.

Mudah bukan, dengan demikian meskipun si kecil senantiasa mengenakan diaper setiap hari, namun kulit mereka akan tetap aman terhindar dari ruam popok. Jika sudah muncul ruam maka segera diobati, perhatikan juga sabun yang mereka gunakan, karena bisa memicu terjadinya iritasi. Gunakan sabun bayi anti iritasi yang sudah teruji aman.

Rabu, 13 Februari 2019

Ingin Transaksi Jual Beli Rumah? Ketahui Tata Caranya Berikut Ini


Di zaman yang semakin modern seperti sekarang ini, jual beli rumah merupakan salah satu aktivitas yang mudah untuk dilakukan. Sebab kini banyak perantara jual beli yang siap membantu memudahkan proses jual beli sampai selesai. Bagi anda yang ingin menjual atau membeli rumah secara cepat dan aman maka cara ini merupakan salah satu pilihan yang tepat. Bagi anda yang ingin membeli rumah maka bisa mempersiapkan persyaratan yang diperlukan kepada perantara selanjutnya anda akan dibantu untuk mengurus secara detail perizinan jual beli tersebut. Namun sebagai penjual maupun pembeli, sebaiknya anda mengetahui tata cara jual beli hunian secara benar agar nantinya memudahkan anda melakukan transaksi tersebut.

Tata Cara Jual Beli Rumah yang Benar

Seperti yang telah diketahui bahwa saat ini sudah banyak perantara yang siap membantu transaksi jual beli rumah. Namun akan lebih baik jika anda juga memahami tata cara transaksi tersebut karena ada persyaratan yang perlu dipersiapkan. Selain itu memahami tata cara tersebut juga menghindarkan anda dari oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Saat penjual dan pembeli sepakat bertransaksi sesuai kesepakatan harga maka ada beberapa tahapan yang perlu dilalui diantaranya sebagai berikut.
1. Pihak penjual sebaiknya menunjukkan bukti kepemilikan rumah yang berupa sertifikat rumah asli, bukti pembayaran PBB, blueprint rumah, dan akta Jual Beli Asli. Beberapa dokumen tersebut bukan untuk diserahkan namun hanya sebagai bukti. Bila penjual membeli rumah tersebut dengan cara over kredit rumah KPR serta belum lunas maka bukti kepemilikan rumah biasanya masih berada di bank. Namun sebagai gantinya bisa ditunjukkan berupa fotokopi sertifikat yang dipinjam dari bank.


2. Sesudah pembeli merasa yakin untuk melanjutkan transaksi jual beli maka pihak penjual boleh meminta uang muka sebagai tanda jadi. Tetapi jumlah uang muka tersebut tidak mengikat. Namun upayakan adanya kwitansi dan Surat Pengikat Perjanjian Jual Beli yang dibuatkan oleh notaris.


3. Pihak pembeli akan melanjutkan proses jual beli dengan menghubungi pihak notaris yang sudah ditunjuk untuk membantu mengurus Akta Jual Beli. Namun untuk biaya jasa notaris ini akan menjadi tanggungan pihak pembeli.


4. Pihak penjual harus memberikan data-data asli mengenai kepemilikan rumah diantaranya sertifikat, AJB, PBB, IMB serta fotokopi data pribadi penjual berupa KTP serta Kartu Keluarga. Selanjutnya surat-surat tersebut harus diserahkan pada notaris dalam bentuk asli lalu penjual akan memperoleh tanda terima yang dipakai untuk pengambilan surat-surat tersebut nantinya.


5. Untuk surat-surat asli rumah akan dipakai oleh pihak notaris dalam pengecekan kebenaran serta keaslian surat-surat tersebut di Badan Pertanahan Nasional. Jika saat proses pengecekan surat-surat tersebut tidak terdapat masalah atau sengketa maka pihak notaris akan membuat jadwal tanda tangan dari pihak penjual, pembeli dan saksi-saksi yang ditunjuk.


6. Jika proses penandatanganan selesai dilakukan, maka pihak pembeli harus melunasi harga rumah tersebut. Sedangkan penjual wajib memberitahu notaris jika proses pelunasan telah selesai dilakukan. Untuk bukti-bukti tanda terima surat-surat asli rumah tersebut akan diserahkan pada pembeli. Selanjutnya pembeli diminta untuk mengambil surat kepemilikan rumah yang asli yang kini sudah berpindah tangan.


7. Tahap berikutnya, pihak pembeli dapat melakukan pendaftaran balik nama rumah serta bangunan dari pihak pemilik lama untuk diubah ke pemilik yang baru. Perubahan tersebut diajukan ke Kantor Badan Pertanahan Nasional dengan membawa sertifikat AJB, IMB, pembayaran PBB, serta fotokopi KTP maupun KK dari pemilik rumah lama maupun pemilik rumah yang baru.

Biaya yang Diperlukan Dalam Jual Beli Rumah

Setelah mengetahui tata cara jual beli rumah, selanjutnya anda perlu mengetahui biaya apa saja yang diperlukan dalam transaksi jual beli tersebut. Biaya ini menjadi bagian yang penting dalam jual bei dan sebaiknya perlu diketahui oleh pihak penjual maupun pembeli rumah. Apa saja biaya-biaya yang dimaksud? Berikut penjelasannya.
1. Biaya Pengecekan Sertifikat
Biaya yang satu ini harus dikeluarkan oleh penjual untuk mengecek sertifikat di Kantor Badan Pertanahan Nasional. Pengecekan ini bertujuan untuk mengetahui apakah sertifikat bebas dari masalah maupun sengketa.


2. Biaya Akta Jual Beli
Biaya ini dibutuhkan untuk pembuatan Akta Jual Beli (AJB) yang dilakukan oleh pihak Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) sebagai bentuk imbalan jasa dengan besarnya 1% dari nilai transaksi.
3. Biaya Akta Kuasa Menjual
Jika penjual menunjuk pihak lain sebagai perwakilan penjualan rumah maka Akta Kuasa menjual harus melalui pihak PPAT. Besarnya biaya Akta Kuasa Menjual ini yaitu 1% dari harga rumah yang dijual.


4. Biaya Akta Pengikat Jual Beli
PJB biasanya dibuatkan oleh notaris karena adanya sebab-sebab yang membuat proses jual beli belum selesai secara tuntas.


5. Biaya Balik Nama
Biaya ini digunakan untuk proses mengubah nama sertifikat dari pemilik lama ke pemilik baru yang diajukan oleh pihak PPAT pada Kantor Badan Pertanahan Nasional.


6. Biaya PPh
Untuk biaya PPh ini besarnya telah ditentukan pemerintah yaitu 2,5% dari nilai transaksi dan dibayarkan oleh pihak penjual. PPH dibayarkan sebelum proses penandatangan Akta Jual Beli maupun bank penerima pembayaran.
Itulah tadi penjelasan mengenai tata cara jual beli rumah yang benar untuk menambah wawasan anda. Informasi di atas memang sangat penting dipahami oleh penjual dan pembeli rumah agar transaksi jual bel berjalan lancar dan tidak merugikan kedua pihak.